Kembali ke Artikel
Permodalan

Mengenal KUR 2026: Syarat, Plafon, dan Cara Mengajukan Modal Usaha

SabdaUsaha · 29 Jul 2026 · 2 dilihat

Salah satu kendala terbesar UMKM untuk berkembang adalah keterbatasan modal. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah hadir sebagai solusi pembiayaan dengan bunga jauh lebih ringan dibanding pinjaman komersial biasa, dan bisa diakses lewat bank seperti BRI, BNI, maupun bank daerah seperti Bank Riau Kepri.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku di tahun 2026, KUR dibagi menjadi beberapa kategori sesuai skala usaha. KUR Super Mikro ditujukan bagi usaha yang baru mulai atau berskala sangat kecil, dengan plafon pinjaman hingga sekitar Rp10 juta dan bunga paling ringan di antara kategori lainnya. KUR Mikro untuk usaha yang sudah lebih berkembang, dengan plafon mulai dari puluhan juta hingga sekitar seratus juta rupiah. KUR Kecil untuk usaha dengan skala lebih besar lagi, dengan plafon bisa mencapai Rp500 juta.

Syarat umum yang perlu disiapkan: usaha sudah berjalan aktif minimal 6 bulan, memiliki KTP dan dokumen identitas usaha (NIB sangat membantu di tahap ini — jadi urus legalitas usaha dulu sebelum mengajukan KUR), tidak sedang memiliki pinjaman modal kerja aktif di bank atau lembaga keuangan lain, dan yang terpenting: mampu menunjukkan bahwa usaha memang berjalan dan menghasilkan, biasanya lewat catatan keuangan sederhana atau bukti transaksi.

Cara mengajukan bisa dilakukan dengan datang langsung ke kantor cabang bank penyalur terdekat (termasuk Bank Riau Kepri untuk wilayah Riau), membawa KTP, KK, NIB atau surat keterangan usaha, dan catatan keuangan usaha beberapa bulan terakhir. Petugas bank akan melakukan survei kelayakan usaha sebelum pinjaman disetujui. Beberapa bank juga sudah menyediakan jalur pengajuan awal secara online lewat aplikasi atau situs resmi mereka.

Tips penting sebelum mengajukan KUR: jangan mengajukan pinjaman melebihi kebutuhan riil usaha, karena cicilan yang terlalu besar justru bisa membebani arus kas. Hitung dulu berapa tambahan modal yang benar-benar dibutuhkan dan berapa kemampuan usaha membayar cicilan setiap bulan berdasarkan keuntungan rata-rata yang sudah berjalan.

Karena kebijakan bunga dan plafon KUR bisa berubah setiap tahun mengikuti keputusan pemerintah, selalu cek informasi terbaru langsung ke bank penyalur atau situs resmi sebelum mengajukan, agar tidak salah perhitungan.